Skip to main content

APD Bekas Tercecer di Pemakaman Loceret Nganjuk

Loceret, Nganjuknews.com - Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan oleh petugas medis saat menangani pasien terpapar virus corona dan juga digunakaan ketika pemakaman pasien baik yang reaktif maupun positif Covid-19 dibuang sembarangan di atas tanah pemakaman.

apd bekas tercecer di nganjuk
Ilustrasi APD bekas yang dibuang sembarangan (foto:detik)

Seperti yang terjadi di desa Teken Glagahan, Loceret, Nganjuk, Jawa Timur. Kejadian tersebut bermula saat pemakaman salah satu warga yang diduga reaktif Corona, tampak seluruh petugasnya memakai pakaian APD.

Tetapi sayangnya, setelah pemakaman ditemuakana beberapa APD yang dibuang begitu saja di sekitar lokasi pemakaman, hal inilah yang kemudian menimbulkan keresahan warga sekitar karena idealnya APD yang selesai dipakai wajib dimusnahkan sesuai aturan pemusnahan APD.

Polisi dan aparat desa yang datang kelokasi  melihat secara langsung APD yang di buang sembarangan. Untuk itu ia memerintahkan untuk memusnahkan APD yang tercecer tersebut. 

APD yang bercecer tersebut terdiri pakaian, sarung tangan, masker, celana dan juga kacamata. Barang barang tersebut ada yangn diselipkan di batang kayu dan ada juga yang di buang begitu saja di atas tanah pemakaman.

Untuk mengamankan APD yang tercecer, satu persatu APD di pungut juru kunci makam dengan memakai kresek sebagai sarung tangan dan langsung dibakar di lokasi pemakaman.

Hamid, warga setempat menyanyangkan tenaga medis yang ceroboh membuang APD yang habis dipakai sembarangan. ini justru akan mempercepat penyebaran virus corona. seharusnya APD tersebut di musnakan sesuai aturan pemusnahan APD. Ia juga menyarankan untuk gugus tugas, untuk melakukan tes kesehatan atau karantina kepada juru makam. apabila tidak dilakukan dikawatirkan akan menyebarkan virus corona.

Sumber (gardarevolusi)

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->