Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi Tegaskan Stok Bahan Pangan Aman, Ekonomi Nganjuk Tetap Ngebut
Nganjuknews.com
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk memastikan stabilitas ekonomi daerah
tetap terjaga di tengah bayang-bayang ketidakpastian global.
Dalam rapat koordinasi
lintas sektor di Ruang Anjuk Ladang, Rabu 1 April 2026, Bupati Nganjuk, Marhaen
Djumadi, menegaskan bahwa distribusi pangan dan energi berada dalam kendali
penuh pemerintah.
Koordinasi dilakukan
bersama Bank Indonesia, Bulog, Pertamina, PLN, BPS, hingga Pupuk Indonesia. Hasilnya,
ekonomi Nganjuk tercatat tetap tumbuh solid sebesar 5,30 persen.
Pengamanan pasokan
kebutuhan dasar pun menjadi fokus utama, guna menjaga daya beli masyarakat
sekaligus mengantisipasi dampak musim kemarau panjang.
Kang Marhaen, sapaan
karib Marhaen Djumadi, secara tegas meminta masyarakat tidak terpancing isu-isu
liar, khususnya terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).
"Kami mengimbau
masyarakat agar tidak panik, karena pemerintah menjamin stok energi dan pangan
dalam kondisi aman. Kita harus selalu responsif dan bergerak cepat dalam
mengawal kebijakan agar stabilitas di tingkat lokal tetap terjaga dengan
baik," ujar Kang Marhaen.
Langkah ini menegaskan
posisi Kang Marhaen sebagai pengendali utama stabilitas daerah. Ia memastikan
setiap potensi gangguan ditangani melalui respons cepat dan koordinasi lintas
lembaga yang solid.
Sementara itu, Wakil
Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, menekankan pentingnya menjaga
kelancaran konsumsi masyarakat agar roda ekonomi tetap berputar.
Sebagai langkah
konkret, Pemkab Nganjuk mengoptimalkan peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah
Putih (KDKMP), yang didukung armada distribusi memadai serta cadangan beras
yang diklaim surplus hingga 11 bulan ke depan.
Dengan strategi terukur dan sinergi antarlembaga, Pemkab Nganjuk optimistis mampu meredam potensi disrupsi ekonomi sepanjang 2026, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap aman dan terjangkau.
