Kang Marhaen Pimpin Penanganan Karhutla Gunung Wilis, Sekat Bakar Dibuat Bersama Warga
Nganjuknews.com –
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, memimpin langsung apel kesiapsiagaan
penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Wilis, Desa
Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jumat (18/9/2026).
Karhutla tersebut
membakar kawasan hutan seluas kurang lebih 5 hektare. Untuk mencegah api
meluas, sekitar 400 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penanganan di
sejumlah titik yang terdampak.
Personel gabungan
tersebut terdiri atas unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD), relawan, dan warga. Mereka bersama-sama membuat sekat bakar di kawasan
Petak 23 Hutan Sadepok dan Ondorante.
Dalam apel tersebut, Kang
Marhaen, sapaan karib Marhaen Djumadi, memberikan arahan mengenai langkah
penanganan darurat untuk memutus laju penyebaran api. Salah satu langkah yang
dilakukan adalah membuat sekat bakar di sejumlah titik yang dinilai strategis.
"Kita akan
melakukan penyekatan bakar di empat titik utama, yakni Sedudo, Mangkrok,
Ngunut, dan Lumur Cilik, dengan menerjunkan tim membawa sabit untuk
membersihkan jalur selebar sekitar 25 meter," tegasnya.
Sekat bakar dibuat
dengan membersihkan vegetasi pada jalur tertentu, sehingga diharapkan dapat
menghambat pergerakan api dan mencegah kebakaran meluas ke kawasan lainnya.
Medan Curam
Berdasarkan data Pusat
Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Nganjuk, titik api berada di
kawasan dengan medan lereng yang curam. Kemiringan medan di lokasi tersebut
mencapai 75 hingga 85 derajat.
Lokasi kebakaran
berjarak sekitar 10 kilometer dari permukiman. Sementara itu, panjang garis api
diperkirakan mencapai 4 hingga 5 kilometer.
Kondisi medan yang
sulit menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan kebakaran. Karena itu,
selain mengandalkan pengerahan personel secara manual, pemantauan juga
dilakukan melalui udara menggunakan Pesawat Udara Tanpa Awak (PUTA).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Nganjuk juga mengajukan permohonan bantuan penanganan melalui metode water bombing kepada BPBD Provinsi Jawa
Timur. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjangkau titik-titik kebakaran yang
sulit diakses oleh personel melalui jalur darat.
Di akhir apel, Wakil
Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro atau Mas Handy, turut memberikan arahan
kepada seluruh jajaran dan relawan.
Ia meminta koordinasi
dan kesiapsiagaan di lapangan terus diperkuat selama proses penanganan karhutla
berlangsung.
Pengerahan personel gabungan bersama warga dan relawan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengendalikan kebakaran sekaligus mencegah api meluas ke kawasan hutan dan mendekati permukiman.
