Skip to main content

Akmil Magelang Bentuk Satgas Penanganan Covid-19

KabarNasional, Magelang – Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, membentuk Satgas Penanganan Covid-19. Satgas ini salah satunya bertugas menyosialisasikan kepada Satuan Kerja (Satker) yang ada di lingkungan Akmil.

Kabar Nasional, Ubah Laku, Akmil Magelang, Jawa Tengah
Caption: Gubernur Akmil, Mayjen TNI Totok Imam Santoso (berbaju loreng TNI). Foto: Usman H/nganjuknews.com

Gubernur Akmil, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Totok Imam Santoso mengatakan, Akmil jauh-jauh hari telah membentuk Satgas Penanganan Covid-19.

Tugas Satgas dimulai dari memonitor setiap orang yang keluar dan masuk Akmil Magelang. Jika ada orang yang masuk di lingkungan Akmil, maka yang bersangkutan akan dicek suhunya menggunakan thermo gun.

Selanjutnya tamu tersebut diwajibkan mencuci tangan dan memakai masker.

“Kita jauh-jauh sebelumnya telah membentuk Satgas Covid-19 diketuai oleh seorang Brigadir Jenderal, ada anggotanya dan tiap hari ada yang piket,” kata Imam kepada wartawan di Akmil Magelang, Selasa (3/11/2020).

“Kegiatan yang pertama, mereka (Tim Satgas) harus memonitor setiap orang yang keluar-masuk Akmil. Setiap orang yang masuk diperiksa, dicek suhu dengan thermo gun, kemudian cuci tangan, pakai masker,” lanjutnya.

Tugas Satgas berikutnya, jelas Imam, yakni harus menyosialisasikan kepada masing-masing Satker yang ada di lingkungan Akmil. Tiap Satker yang ada diharuskan membuat tempat cuci tangan di depan kantornya masing-masing.

Lalu tiap Satker harus melakukan pengukuran suhu dengan thermo gun kepada anggotanya. Selain itu juga harus memasang pamflet mengenai imbauan kepada seluruh personil Akmil tentang bahaya Covid-19 di depan kantor.

“Karena Covid-19 ini tidak bisa diduga kapan datang, kapan pulang nggak tahu. Kemudian juga Satgas ini juga menyosialisasikan mengenai ketentuan harus menjaga jarak, kemudian mencuci tangan, memakai masker,” tuturnya.

“Kemudian (pamflet juga berisi ajakan untuk menjaga) imun dengan olahraga, menjaga kesehatan dan juga istirahat yang cukup. Jadi di Akmil jam 22.00 WIB maksimal sudah harus tidur semua,” sambung Imam.

Sementara untuk memantau keluar-masuknya orang ke Akmil, kata Imam, diberlakukan satu pintu yakni pintu belakang. Kemudian untuk pintu depan khusus tamu VVIP. 

“Hanya satu pintu (untuk tamu umum), biar memudahkan untuk kontrol,” tuturnya. 

Imam menambahkan, ada pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara rutin di Akmil Magelang. Pemeriksaan ini dilakukan seminggu sekali untuk mengontrol setiap anggota di lingkungan Akmil.

“Satu lagi, juga ada pemeriksaan kesehatan rutin. Jadi tiap seminggu sekali kontrol, tapi secara global dicek semua, kalau memang agak yang kurang sehat dikasih vitamin. Itu aja, intinya sehat,” punkas dia.

Reporter: Usman H

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->