Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Image

Selamatkan Rakyat dari Covid-19, Kapolri Minta Jajaran Edukasi Warga Soal Larangan Mudik

Caption: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (berbaju dinas Polri) bersama pejabat negara lainnya meninjau Pos Penyekatan KM 31 Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (12/5/2021). Foto: Humas Mabes Polri
Caption: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (berbaju dinas Polri) bersama pejabat negara lainnya meninjau Pos Penyekatan KM 31 Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (12/5/2021). Foto: Humas Mabes Polri

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan beberapa pejabat negara melakukan peninjauan arus mudik Idul Fitri atau Lebaran 2021 di Pos Penyekatan KM 31 Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (12/5/2021). 

Dalam kunjuangannya itu, Sigit meminta kepada seluruh jajaran kepolisian untuk terus bersabar memberikan sosialiasi serta edukasi kepada masyarakat terkait dengan kebijakan pelarangan mudik di tengah Pandemi Covid-19. 

“Terus bersabar dan memberikan sosialisasi kepada para pemudik, dengan harapan keluarga kita tidak terdampak Covid-19,” kata Sigit dalam rilis tertulis yang diterima redaksi Nganjuknews.com, Rabu (12/5/2021). 

Dengan adanya edukasi dan sosialiasi soal larangan mudik, kata Sigit, hal itu bisa menyelamatkan rakyat dari penyebaran virus Corona. Dasar itulah yang menjadi acuan pemerintah melarang mudik saat pandemi.

Sementara itu, Sigit menyebut dengan adanya larangan mudik, arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek pun mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan apabila tidak adanya larangan mudik. 

“Telah terjadi penurunan (pengendara) untuk mencegah pada situasi normal 80 juta ditekan dengan edukasi menjadi 14 juta (pemudik). Pemerintah meniadakan mudik demi keselamatan rakyat,” papar Sigit. 

Pada kesempatan itu, Sigit juga meminta kepada jajarannya untuk melakukan pengawasan ketat di beberapa wilayah aglomerasi dan tempat wisata yang berpotensi ramai dikunjungi masyarakat saat libur lebaran.

“Hari ke depan kegiatan di wilayah aglomerasi terjadi arus silaturahmi dan kunjungan tempat wisata, maka dilakukan protokol kesehatan secara ketat,” pintanya. 

Terkait arus balik, Sigit menyebut harus ada persiapan yang matang untuk memastikan pencegahan penyebaran virus Corona. Misalnya melakukan tes swab antigen kepada masyarakat.

“Rumah sakit agar dikoordinasikan dan dipersiapkan dari sekarang sebagai rujukan Covid-19. Antigen juga dipersiapkan, kalau kurang akan ditambah oleh Menkes, dan walaupun sudah divaksin tetap jalankan protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi kinerja dari jajaran kepolisian, TNI, dan pihak terkait yang telah bekerjakeras saat bertugas di pos penyekatan demi menghalau warga yang ingin mudik. 

Menurutnya, larangan mudik kepada masyatakat harus dilakukan secara humanis namun tetap tegas. Mengingat, kebijakan tersebut bertujuan untuk kepentingan masyarakat luas.

“Tugas di lapangan harus dilayani secara humanis dan sabar. Saya mengapresiasi dan berterima kasih dalam menjalankan tugas sebaik-baiknya,” sebut Puan.

Dalam kunjungan arus mudik ini tak hanya Puan Maharani yang hadir, juga tampak Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menhub Budi Karya Sumadi, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BNPB Doni Monardo.

Sebelum meninjau Pos Penyekatan di KM 31 Tol Jakarta-Cikampek, rombongan pejabat negara tersebut terlebih dahulu melakukan pengecekan di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Provinsi Banten.

Editor: Usman H