Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hadiri Sosialisasi MBG, Bupati Nganjuk Tegaskan Dukungan Penuh MBG untuk Santri

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, bersama Sekretaris Utama BGN, Sarwono, dalam kegiatan sosialisasi Dapur MBG Penerima Manfaat Santri Pondok Pesantren se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Az-Zahid, Desa Bonggah, Kecamatan Ploso, Rabu (11/2/2026)

Nganjuknews.com – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), agar benar-benar menjangkau kalangan santri di wilayahnya.

Penegasan itu disampaikan Kang Marhaen, sapaan karib Marhaen Djumadi, saat menghadiri Sosialisasi Dapur MBG Penerima Manfaat Santri Pondok Pesantren se-Jawa Timur yang digelar di Pondok Pesantren Az-Zahid, Desa Bonggah, Kecamatan Ploso, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas cakupan Program Makan Bergizi Gratis, termasuk ke lingkungan pondok pesantren yang selama ini menjadi pusat pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda.

Dalam forum itu, Sekretaris Utama Badan Gizi Nasional (BGN), Sarwono, menegaskan pentingnya kesiapan teknis sebelum program dijalankan.

Sarwono menekankan perlunya dapur yang memadai, kelengkapan peralatan, serta sistem verifikasi berbasis aplikasi agar pelaksanaan program berjalan tertib dan tepat sasaran.

Selain itu, ia juga mendorong kolaborasi lintas sektor dan semangat gotong royong pemerintah daerah guna mempercepat pemerataan penerima manfaat.

Sementara Kang Marhaen menyambut penguatan tersebut, dan menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk dalam mendukung implementasi MBG di lapangan.

Kang Marhaen berharap program ini benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas gizi anak-anak, baik yang belajar di sekolah umum maupun yang menempuh pendidikan di lingkungan pondok pesantren.

Menurut dia, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pusat, melainkan juga keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan berjalan efektif dan menyentuh kelompok yang membutuhkan.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Pemkab Nganjuk menargetkan program MBG dapat terlaksana secara tertib, akuntabel, serta memberi manfaat langsung bagi santri dan pelajar di daerah tersebut.