Bupati Nganjuk Ajak Masyarakat Jadikan Literasi Sebagai Budaya
Nganjuknews.com
– Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, secara resmi membuka Gerakan Budaya Gemar
Membaca dalam rangka Hari Jadi ke-1089 Kabupaten Nganjuk di Gedung Dinas
Kearsipan dan Perpustakaan, Kamis 23 April 2026.
Pembukaan ini menjadi
penegasan bahwa literasi tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus
menjadi kebiasaan nyata di tengah masyarakat.
Didampingi Bunda
Literasi dan Ketua GOW Kabupaten Nganjuk, Kang Marhaen, sapaan karib Marhaen
Djumadi, menekankan pentingnya keteladanan orang tua dan guru dalam membangun
budaya membaca.
Kang Marhaen mendorong
kebiasaan membaca minimal 15 menit setiap hari sebagai fondasi pembentukan
karakter dan kedisiplinan generasi muda.
Plt Kepala Dinas
Kearsipan dan Perpustakaan, Alwiah Supu Yusuf, melaporkan bahwa kegiatan yang
berlangsung selama tiga hari, 23–25 April, diikuti oleh 425 peserta.
Sejumlah kompetisi
digelar, mulai dari tingkat TK hingga guru, seperti lomba mewarnai, bertutur,
resensi, hingga menulis kisah inspiratif. Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan
dewan juri profesional dari tingkat nasional maupun provinsi.
Acara yang turut
dimeriahkan atraksi barongsai ini menjadi momentum untuk menguatkan peran tokoh
literasi daerah dalam menggerakkan minat baca masyarakat.
Usai pembukaan, Kang Marhaen
bersama Bunda Literasi, Ketua GOW, dan jajaran organisasi perangkat daerah
(OPD) meninjau langsung lokasi lomba guna memastikan kesiapan sarana literasi
dalam mendukung peningkatan indeks pembangunan literasi masyarakat di Kabupaten
Nganjuk.
Dorongan ini menjadi peringatan keras bahwa tanpa komitmen nyata, gerakan literasi berisiko hanya menjadi agenda tahunan tanpa dampak signifikan bagi kualitas sumber daya manusia.
