Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan Siswa SMK Budi Utomo Kertosono
Nganjuknews.com
– Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti acara lepas kenang siswa-siswi
kelas XII SMK Budi Utomo Kertosono bersama Ponpes Al Ubaidah 2 Boarding School
Kudu Kertosono.
Momen yang sarat makna ini menjadi penanda berakhirnya
perjalanan pendidikan, sekaligus awal langkah baru menuju masa depan yang lebih
luas.
Dalam kesempatan acara Lepas Kenang SMK Budi Utomo
Kertosono & Ponpes Al Ubaidah 2 Boarding school Kudu Kertosono pada Rabu (22/4/2026),
KH Achmad Fawwaz Lc selaku Pembina Yayasan YPBU, turut hadir dan memberikan
apresiasi kepada siswa-siswi terbaik yang telah menorehkan prestasi membanggakan
selama menempuh pendidikan.
Kehadiran Kiai Achmad Fawwaz menjadi sumber motivasi
dan kebanggaan tersendiri bagi seluruh civitas akademika.
Pemberian apresiasi ini merupakan bentuk nyata
komitmen yayasan dalam mendukung pengembangan potensi akademik maupun karakter
siswa.
Dengan adanya penghargaan tersebut, diharapkan mampu
memotivasi para siswa untuk terus berprestasi dan membawa nama baik sekolah di
berbagai bidang.
Acara berlangsung dengan penuh semangat dan diakhiri
dengan doa bersama, sebagai wujud syukur atas capaian yang telah diraih serta
harapan akan kesuksesan yang lebih besar di masa mendatang.
Dalam sambutannya, Kiai Achmad Fawwaz menyampaikan
bahwa setiap perpisahan bukanlah akhir, melainkan gerbang awal untuk
mengamalkan ilmu dan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama di bangku sekolah
dan pesantren.
.jpeg)
Ia juga menekankan pentingnya menjaga akhlak,
keistiqomahan, serta semangat dalam menuntut ilmu di manapun berada.
Pemberian apresiasi ini menjadi simbol penghargaan
atas perjuangan, kesungguhan, dan doa yang mengiringi perjalanan para siswa hingga
mencapai titik kelulusan.
Di balik senyum kebahagiaan, terselip haru yang
mendalam, mengingat kenangan indah yang telah terukir bersama.
Apresiasi yang diberikan bukan hanya penghargaan
atas hasil, tetapi juga penghormatan atas proses panjang yang dilalui dengan
penuh kesabaran.
Dari ruang-ruang kelas hingga lantunan doa di
sepertiga malam, semua menjadi saksi perjuangan para generasi muda dalam
menjemput masa depan.
Langkah kecil hari ini menjadi pijakan besar menuju
masa depan yang penuh keberkahan, dan semoga prestasi yang diraih menjadi
lentera, menerangi jalan bagi yang lain untuk terus berjuang dan tidak pernah
lelah dalam menuntut ilmu.
“Semoga langkah para lulusan senantiasa diberkahi, menjadi
generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam
iman dan akhlak,” ucap Kiai Achmad Fawwaz.
“Dan semoga ikatan kenangan ini tetap terjaga, menjadi penguat dalam setiap langkah menuju masa depan yang gemilang,” tutupnya.
