203 Ribu Warga Nganjuk Terima Bantuan Pangan, Kang Marhaen Tegaskan Tak Boleh Ada yang Kelaparan
Nganjuknews.com
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk mulai menyalurkan Cadangan Pangan
Pemerintah (CPP) alokasi Februari–Maret 2026 secara serentak di seluruh wilayah
kabupaten.
Program bantuan pangan
tersebut menyasar 203.406 Penerima Bantuan Pangan (PBP), sebagai bagian dari
upaya menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi pasca-Hari Besar
Keagamaan Nasional (HBKN).
Penyaluran dilakukan
melalui sejumlah titik seremonial, di antaranya Kelurahan Begadung,
Mangundikaran, dan Werungotok.
Penyerahan simbolis
dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, bersama Ketua TP PKK
Kabupaten Nganjuk di Kelurahan Begadung, Selasa (9/6/2026).
Dalam program ini,
setiap penerima memperoleh bantuan rapelan dua periode sekaligus berupa 20
kilogram beras medium dan 4 liter minyak goreng.
Jumlah tersebut
merupakan akumulasi dari alokasi normal setiap periode yang terdiri atas 10
kilogram beras dan 2 liter minyak goreng.
Di Kelurahan Begadung
sendiri, bantuan disalurkan kepada 1.104 penerima manfaat. Secara keseluruhan,
program ini menjangkau lebih dari 203 ribu warga di berbagai wilayah Kabupaten
Nganjuk.
Kang Marhaen, sapaan
karib Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk
terus hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam pemenuhan
kebutuhan dasar.
"Fokus utama kita
adalah pemenuhan kebutuhan dasar, di mana tidak boleh ada warga yang tidak bisa
makan, tidak ada anak yang tidak sekolah, dan tidak boleh ada orang sakit yang
tidak bisa berobat," tegas Kang Marhaen.
Sementara itu, Dinas
Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Nganjuk melaporkan bahwa
intervensi bantuan pangan secara langsung kepada rumah tangga penerima manfaat
terbukti efektif dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar lokal.
Selain memperkuat daya
beli masyarakat, program tersebut juga dinilai mampu meringankan beban
pengeluaran keluarga kurang mampu di tengah dinamika perekonomian yang masih
menantang.
Pemkab Nganjuk berharap penyaluran bantuan pangan ini dapat menjadi instrumen strategis dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
