Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bupati Marhaen Kerahkan Kader IMP Perangi Stunting, Bangun Generasi Emas Nganjuk dari Desa

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, saat menghadiri kegiatan Senam Bersama dan Pembinaan Kader IMP serta Sub-Kader IMP Bangga Kencana, di Lapangan Desa Talang, Kecamatan Rejoso, Rabu (10/6/2026)

Nganjuknews.com – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, mengajak ratusan kader Institusi Masyarakat Perdesaan (IMP) untuk memperkuat peran mereka dalam menyukseskan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) serta percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Nganjuk.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Senam Bersama dan Pembinaan Kader IMP serta Sub-Kader IMP Bangga Kencana, di Lapangan Desa Talang, Kecamatan Rejoso, Rabu (10/6/2026).

Dalam kegiatan itu, Kang Marhaen, sapaan karib Marhaen Djumadi, hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, dan disambut 638 kader IMP dari Kecamatan Rejoso, Gondang, dan Ngluyu.

Kegiatan berlangsung meriah dan sarat penguatan kapasitas kader.

Acara diawali dengan Senam KB Gayeng bersama, dilanjutkan penyampaian materi penguatan program Keluarga Berencana (KB) oleh Komisi IV DPRD Kabupaten Nganjuk, kemudian ditutup dengan pengarahan langsung dari Bupati Nganjuk.

Di hadapan jajaran Forkopimcam dan ratusan kader, Kang Marhaen memberikan apresiasi atas dedikasi para kader IMP yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan dan edukasi masyarakat di tingkat desa.

Menurutnya, keberhasilan Program Bangga Kencana dan upaya menekan angka stunting sangat bergantung pada peran aktif kader di lapangan.

"Kader IMP dan Sub-IMP adalah pilar utama pemerintah daerah di garda terdepan masyarakat,” jelasnya.

“Melalui senam dan pembinaan ini, mari terus kita perkuat sinergi, jaga kekompakan, dan terus edukasi masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga yang matang demi melahirkan generasi emas Nganjuk yang sehat, sejahtera, dan unggul," lanjut Kang Marhaen.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk menilai keberadaan kader IMP memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan keluarga, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap program kependudukan, serta mendukung lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas.

Oleh karena itu, penguatan kapasitas dan sinergi antar-kader terus didorong agar program-program pembangunan keluarga dapat berjalan lebih efektif hingga tingkat perdesaan.