Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jamban Tak Layak Dibongkar! Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi Tinjau Langsung Program Jambanisasi di Ploso

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, meninjau pelaksanaan program jambanisasi di rumah warga Kelurahan Ploso, Senin (10/8/2026)

Nganjuknews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk memperkuat upaya menghadirkan sanitasi layak bagi masyarakat.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, turun langsung meninjau pelaksanaan program jambanisasi di rumah warga Kelurahan Ploso, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Senin (10/8/2026).

Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Kang Marhaen, sapaan karib Marhaen Djumadi, meninjau pembangunan fasilitas sanitasi atau Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di kediaman Hariyanto.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan program jambanisasi berjalan dan tepat sasaran.

Program tersebut menyasar kebutuhan dasar warga, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat.

Dalam peninjauannya, Kang Marhaen mengapresiasi tingginya kepedulian sosial dan semangat gotong royong lintas instansi di Kabupaten Nganjuk.

Ia menjelaskan, kondisi jamban di rumah Hariyanto sebelumnya masih menyatu dengan dapur dan belum dilengkapi septic tank.

Kini, fasilitas tersebut telah dibangun terpisah, sehingga lebih layak dan memenuhi standar kesehatan.

"Kita ajak dari Baznas, kelurahan, hingga dinas, alhamdulillah terealisasi. Kita juga akan usulkan keluarga ini untuk program bedah rumah, mugi-mugi berkah barokah," tuturnya.

Pembangunan fasilitas sanitasi tersebut merupakan hasil kolaborasi bantuan dari Baznas, Dinas PPKB, BPBD, dan Kelurahan Ploso.

Sinergi lintas instansi itu diarahkan untuk memastikan kebutuhan sanitasi dasar warga dapat terpenuhi.

Rumah tersebut dihuni lima anggota keluarga, yakni Hariyanto dan Suci Rahayu beserta tiga anak mereka yang masing-masing berusia 12 tahun, 5 tahun, dan 1,5 tahun.

Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Camat Nganjuk, Lurah Ploso, serta Koordinator Penyuluh Kecamatan yang mewakili Kepala Dinas PPKB.

Program jambanisasi ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menangani persoalan sanitasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas hunian warga.

Tak berhenti pada pembangunan jamban, Pemkab Nganjuk juga berencana mengusulkan keluarga tersebut menjadi penerima program bedah rumah.