Skip to main content

Terungkap! Ternyata Listrik Padam di Tanjunganom Karena Layang-layang

Nganjuknews.com – Sejumlah wilayah di Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk, mengalami pemadaman listrik pada Sabtu (17/10/2020) malam. Setelah diusut, ternyata padamnya listrik itu dikarenakan layangan sawangan yang jatuh menimpa jaringan.

Pemadaman Listrik, Listrik Padam, PLN ULP Warujayeng, Tanjunganom, Warujayeng, Kabupaten Nganjuk, Nganjuk
Caption: Layangan terbakar setelah menimpa jaringan listrik, Sabtu (17/10/2020). Kejadian ini mengakibatkan listrik padam di wilayah Tanjunganom dan sekitarnya. Foto: @Syaikhu Ahmad/nganjuknews.com.

Penyebab padamnya listik gegara layangan inipun viral di media sosial. Adalah unggahan akun @Syaikhu Ahmad di facebook mengenai layangan yang menjadi penyebab padamnya listrik itu yang kemudian ramai diperbincangan warganet.

Postingan akun @Syaikhu Ahmad diunggah pada Minggu (18/10/2020) pukul 05.48 WIB. Hingga Selasa (20/10/2020) pukul 20.34 WIB, postingan tersebut telah dikomentari 21 kali, 36 kali dibagikan, dan disukai 58 akun facebook.

“Layang-layang sowangan jatuh menimpa jaringan listrik di Ds. Jogomerto (Tanjunganom) menjadi menyebab padamnya listrik wilayah Ds. Jogomerto,” tulis akun @Syaikhu Ahmad seperti dilihat nganjuknews.com, Selasa (20/10/2020).

Selain Desa Jogomerto, tulis akun @Syaikhu Ahmad, sejumlah desa di Tanjunganom juga terdampak listrik padam gegara layangan. Di antaranya Brumbung, Dipan Utara, Dipan Selatan, Kampungbaru, Pengkol, Kedungrejo, dan Ngrajek.

Selain wilayah Tanjunganom, sebagian wilayah di Kecamatan Ngronggot seperti Desa Kaloran juga mengalami pemadaman listrik pada Sabtu (17/10/2020) malam. Kemudian juga sebagian wilayah Nganjuk lainnya juga terdampak.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak bermain layang-layang dekat jaringan listrik karena dapat membahayakan masyarakat dan mengakibatkan padam meluas. *PLN*,” lanjut @Syaikhu dalam postingannya.

Saat dikonfirmasi mengenai viralnya listrik padam di Tanjunganom dan sekitarnya gegara layangan pada Sabtu (17/10/2020) lalu, Petugas Bagian Transaksi Energi PLN ULP Warujayeng, Muhammad Amir Fauzi, membenarkannya.

“Jadi betul bahwa Hari Sabtu tanggal 17 Oktober itu sekitar jam 20.30 WIB, itu listrik padam di daerah Jogomerto dan sekitarnya,” jelas Amir, sapaan Muhammad Amir Fauzi saat ditemui nganjuknews.com di kantornya, Selasa (20/10/2020).

“Itu setelah ditelusuri, petugas melakukan pencarian, ditemukan di Lapangan Jogomerto itu ada (layangan) sowangan yang sudah terbakar dan jatuh ke tanah,” sambungnya.

Beruntung petugas PLN ULP Warujayeng bergerak cepat, sehingga malam itu juga listrik bisa kembali menyala. “Jadi (Sabtu kemarin) sekitar jam 21.30 WIB itu sudah normal kembali, sudah listrik menyala kembali, seperti itu,” tutup Amir.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->