Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gandeng KH Marzuki Mustamar, Begini Cara Pemkab Nganjuk Peringati Isra Mikraj 1443 Hijriah

 

Caption: Kegiatan tausiyah dalam rangka Isra Mikraj 1443 hijriah di Pendopo Kabupaten Nganjuk, Selasa (1/3/2022).

Nganjuknews.com – Momen Isra Mikraj 1443 hijriah diperingati dengan cara berbada oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk.

Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pemkab Nganjuk memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1443 hijriah dengan kegiatan tausiyah, Selasa (1/3/2022).

Dalam kegiatan peringatan Isra Mikraj 1443 hijriah tersebut, Pemkab Nganjuk menggandeng Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar.

Tak hanya itu, peringatan Isra Mikraj 1443 hijriah yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Nganjuk tersebut juga dihadiri Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.

Sebelum tausiyah, Marhaen didampingi Wakil Ketua I TP PKK Nganjuk Sri Wahyuni Marhaen Djumadi berkesempatan memberikan santunan kepada beberapa anak yatim.

Dalam sambutannya Marhaen menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.

Tak hanya itu, tausiyah tersebut juga dimaksudkan sebagai sarana siraman rohani bagi umat Muslim di Kota Bayu.

Nah, mengingat situasi saat ini masih pandemi Covid-19, peringatan tersebut juga diikuti secara daring baik melalui aplikasi Zoom maupun kanal YouTube.

“Kita di pendopo ini untuk mengikuti siraman rohani. Keseimbangan antara bagaimana kita membangun kecerdasan intelektual, emosional dalam bekerja maupun kecerdasan spiritual,” ujar Marhaen, Selasa (1/3/2022).

“Kesembangan inilah yang Isnya Allah bisa membawa Nganjuk bangkit seperti yang dicita-citakan kita bersama,” lanjut dia.

Sementara dalam ceramahnya, KH Marzuki Mustamar mengajak masyarakat Nganjuk tak menghilangkan pepatah Jawa ‘Wong Jawa aja ilang Jawane’.

“Kita ini muslim, tapi Jawa-Indonesia-Nusantara,” ucap Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad, Gasek, Malang, tersebut.

“Bagaimanapun tidak bisa hilang Jawa-nya. Antara lain tepa selira atau tenggang rasa pada berbagai situasi dan kondisi,” sambung KH Marzuki Mustamar.

Sebagai informasi, kegiatan tausiyah tersebut juga diikuti Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Nganjuk KH Ali Mustofa Said.

Lalu ada Sekda Kabupaten Nganjuk Mokhamad Yasin, dan jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Nganjuk.

Selanjutnya kegiatan ini juga diikuti kepala sekolah berbagai jenjang di Kabupaten Nganjuk via daring.