Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bupati Marhaen Gembleng Pelajar Nganjuk, Remaja Diminta Siapkan Masa Depan dan Jauhi Pergaulan Negatif

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, saat memberikan wejangan dalam kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi Genre yang digelar Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk di Gedung Balai Budaya Mpu Sendok, Senin (8/6/2026)

Nganjuknews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus memperkuat upaya membangun generasi muda yang tangguh dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan dan Sosialisasi Generasi Berencana (Genre), yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk di Gedung Balai Budaya Mpu Sendok, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dan dihadiri Wakil Bupati beserta istri.

Sebanyak 100 perwakilan pengurus OSIS tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Nganjuk mengikuti pelatihan, yang difokuskan pada penguatan ketahanan remaja melalui psikoedukasi kesehatan reproduksi dan kesehatan mental.

Program ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang sehat, mandiri, dan memiliki perencanaan hidup yang matang dalam menghadapi tantangan masa depan.

Dalam arahannya, Kang Marhaen, sapaan karib Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa masa depan berada di tangan para remaja.

Oleh karena itu, generasi muda harus mampu mengenali potensi diri serta bertanggung jawab terhadap setiap keputusan yang diambil.

"Remaja harus punya perencanaan matang sejak bangku sekolah. Jaga kesehatan mental dan reproduksi, hindari pergaulan negatif, serta tunda usia pernikahan sampai benar-benar siap," ujar Kang Marhaen.

Menurutnya, perencanaan kehidupan sejak dini menjadi kunci dalam mencetak generasi yang berkualitas, produktif, dan mampu bersaing pada era global.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Asti Widyartini, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para peserta mengenai kesehatan reproduksi, kesehatan mental, dan perencanaan masa depan.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Dinas PPKB menghadirkan psikolog dan dokter spesialis sebagai narasumber.

Mereka memberikan pembekalan kepada peserta agar mampu menjadi agen perubahan yang dapat menyebarkan informasi positif dan edukatif di lingkungan sekolah masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Nganjuk berharap para pelajar tidak hanya memiliki pemahaman yang baik mengenai kesehatan reproduksi dan mental, tetapi juga mampu membangun karakter kuat serta merancang masa depan secara lebih terarah menuju terwujudnya Generasi Emas 2045.