Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kang Marhaen Lepas 1.130 Petugas Sensus Ekonomi, Data Akurat Jadi Dasar Pembangunan Nganjuk

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, secara simbolis melepas Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Alun-alun Nganjuk, Senin (15/6/2026)

Nganjuknews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), melalui apel siaga dan pelepasan petugas di Alun-alun Nganjuk, Senin (15/6/2026).

Sebanyak 1.130 petugas lapangan yang berasal dari berbagai unsur masyarakat diterjunkan, untuk melakukan pendataan secara door-to-door di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk.

Sebelum bertugas, seluruh petugas telah mengikuti pelatihan intensif, guna memastikan kualitas dan akurasi data yang dikumpulkan.

Pendataan akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026, dengan sasaran ratusan ribu unit usaha nonpertanian, termasuk usaha mikro, kecil, menengah, hingga perusahaan berskala besar.

Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa data yang akurat merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Oleh karena itu, hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menjadi rujukan yang valid dalam menentukan arah pembangunan dan penyaluran berbagai program pemerintah.

Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen itu menyampaikan apresiasi kepada jajaran BPS, serta seluruh petugas yang akan menjalankan tugas di lapangan.

Menurutnya, akurasi data sangat menentukan keberhasilan pemerintah dalam merancang program intervensi pembangunan maupun bantuan sosial agar tepat sasaran, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Kang Marhaen juga memberikan pembekalan kepada para petugas agar senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas selama proses pendataan berlangsung.

Ia mengingatkan pentingnya dokumentasi hasil kerja yang baik serta sikap ramah dan sabar saat berinteraksi dengan responden yang memiliki karakter dan latar belakang berbeda-beda.

Kang Marhaen menegaskan bahwa sensus berbeda dengan survey, karena mencakup seluruh populasi yang menjadi sasaran pendataan.

Oleh sebab itu, petugas wajib melakukan pencatatan berdasarkan fakta di lapangan dan tidak diperkenankan mengandalkan asumsi pribadi.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BPS, instansi terkait, serta dukungan para pelaku usaha, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Nganjuk diharapkan berjalan lancar dan menghasilkan potret ekonomi daerah yang komprehensif.

Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih terarah, guna mewujudkan Kabupaten Nganjuk yang maju, mandiri, dan sejahtera.