Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi Tinjau Penyaluran Bantuan Beras untuk 1.594 KPM di Patianrowo

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, secara simbolis menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 1.594 KPM di Desa Babatan, Patianrowo, Rabu (9/9/2026)

Nganjuknews.com – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, meninjau langsung penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada 1.594 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Babatan, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Rabu (9/9/2026).

Setiap KPM menerima bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras sebanyak 10 kilogram.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga beras di tengah kondisi cuaca dan ancaman musim kemarau ekstrem.

Dalam peninjauan tersebut, Kang Marhaen, sapaan karib Marhaen Djumadi, hadir bersama Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan Pimpinan Wilayah Perum BULOG Jawa Timur.

Kang Marhaen mengatakan bahwa bantuan pangan tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat yang ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu.

"Bantuan pangan ini merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya golongan kurang mampu, sekaligus langkah strategis dalam melakukan stabilisasi harga beras di tengah tantangan cuaca saat ini," ujar Kang Marhaen.

Sasar 201.543 Penerima

Penyaluran bantuan pangan tersebut tidak hanya dilakukan di Desa Babatan. Secara keseluruhan, program tersebut menjangkau 201.543 penerima manfaat di seluruh Kabupaten Nganjuk.

Selain memastikan penyaluran bantuan pangan, Kang Marhaen juga mengimbau masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar rumah.

Warga didorong memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai tanaman pangan pendamping beras. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus menjadi upaya antisipatif menghadapi potensi perubahan pola musim tanam.

Kondisi tersebut menjadi perhatian seiring dampak fenomena iklim global yang dapat memengaruhi pola musim dan aktivitas pertanian.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk berharap penyaluran bantuan pangan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah berbagai tantangan kondisi iklim dan perekonomian.