Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hadiri Harlah ke-66 dan Pembukaan PKL V PMII, Bupati Nganjuk Dorong Kader Jadi Pemimpin Berintegritas

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, memberikan sambutan dalam kegiatan pembukaan PKL V dan peringatan Harlah ke-66 PMII di Ruang Rapat Anjuk Ladang, Selasa 5 Mei 2026

Nganjuknews.com – Ratusan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) memadati Ruang Rapat Anjuk Ladang, dalam pembukaan Pelatihan Kader Lanjut (PKL) V dan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 PMII yang dihadiri langsung Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, Selasa 5 Mei 2026.

Agenda tersebut semakin istimewa dengan peluncuran buku sejarah bertajuk PMII Nganjuk dari Masa ke Masa, yang mendokumentasikan perjalanan organisasi selama lebih dari dua dekade.

Buku tersebut diharapkan menjadi bahan refleksi, sekaligus pijakan bagi kader dalam menghadapi perkembangan zaman.

Ketua PC PMII Nganjuk, Said Rohman, menegaskan transformasi pembangunan daerah menjadi fokus utama dalam pelatihan kader kali ini.

Menurutnya, kader PMII harus memiliki arah pandang yang jelas terkait posisi dan peran mereka di masa depan.

"Kita ingin kader memiliki arah pandang yang jelas mengenai posisi mereka di masa depan. Buku sejarah ini adalah fondasi agar PMII tetap menjadi rumah perjuangan yang mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman," ujar Said dalam sambutannya.

Sementara itu, Kang Marhaen, sapaan karib Marhaen Djumadi, menekankan pentingnya pengalaman berorganisasi sebagai modal membangun jaringan sekaligus membentuk integritas kepemimpinan.

Menurut Kang Marhaen, organisasi bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan ruang pembelajaran untuk mematangkan karakter dan kemampuan kader dalam menghadapi tantangan sosial maupun pembangunan daerah.

"Berorganisasi itu mematangkan diri dan merupakan investasi berharga untuk masa depan yang cerah. Saya ingin adik-adik PMII menjadi pemimpin inovatif yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," pesan Kang Marhaen.