Buka Akses Warga Krondong, Kang Marhaen Resmikan Jalan Rigid Beton di Bajang Ngluyu
Nganjuknews.com
– Akses transportasi warga Dusun Krondong, Desa Bajang, Kecamatan Ngluyu,
Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, kini lebih memadai.
Bupati Nganjuk, Marhaen
Djumadi, meresmikan jalan rabat beton menuju Krondong, Kamis (6/8/2026).
Peresmian tersebut
berlangsung dalam acara tasyakuran yang dihadiri langsung Kang Marhaen, sapaan
karib Marhaen Djumadi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk.
Kemudian juga hadir Wakil
Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk.
Kedatangan rombongan
disambut hangat masyarakat setempat. Jalan tersebut menjadi akses penting bagi
warga Krondong menuju pusat desa dan Kecamatan Ngluyu.
Kang Marhaen
menegaskan, pembangunan infrastruktur harus menjangkau seluruh lapisan
masyarakat tanpa melihat banyak atau sedikitnya jumlah penduduk.
Hal itu termasuk Dusun
Krondong yang hanya dihuni sekitar 55 Kepala Keluarga (KK).
Menurutnya, pembangunan
jalan menjadi salah satu langkah pemerintah membuka akses ekonomi sekaligus
mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Inilah komitmen kami
sebagai pemimpin untuk selalu menyejahterakan masyarakat, kita mulai dari jalur
ekonomi yaitu jalan,” jelas Kang Marhaen.
“Tolong jalan yang
sudah bagus ini dijaga, kendaraan truk dengan muatan berlebih atau overtonase
jangan sampai lewat agar jalannya tidak cepat rusak,” lanjutnya.
Ia juga meminta
masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut bertanggung jawab
menjaga jalan yang telah dibangun menggunakan anggaran pemerintah tersebut.
Jalan menuju Krondong
itu merupakan hasil pengerjaan pada 2025. Jalan tersebut memiliki panjang 222
meter dan lebar 3 meter.
Konstruksi menggunakan
beton atau rigid pavement. Pemilihan konstruksi tersebut disesuaikan dengan
kondisi tanah di kawasan tersebut yang cenderung bergerak.
Dengan konstruksi beton,
jalan diharapkan lebih kuat dan memiliki daya tahan lebih baik terhadap kondisi
tanah.
Peresmian jalan ini
sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Nganjuk membuka akses infrastruktur hingga
wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan konektivitas.
Bagi warga Krondong, jalan yang lebih layak bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi pintu menuju akses ekonomi dan pelayanan publik yang lebih mudah.
